Bahaya Radiasi HaPe (Part-3)
LestariSemestaRaya: Bahaya Radiasi HaPe. Bahaya yang Mengintai Jika Bunda Main HAPE Dekat Anak Jika kita termasuk orang yang tidak bisa lepas dari HaPe, bahkan di saat sedang bermain bersama anak, maka kita harus segera merubah kebiasaan ini. karena, ada beberapa bahaya main HaPe dekat anak yang bisa terjadi dan tidak boleh diabaikan. Saat mengasuh anak, usahakan kita benar-benar meluangkan waktu khusus untuknya. Namun memang, kesibukan terkadang membuat sebagian orang tua mengasuh anak sambil bermain HaPe
Berikut rangkuman dari berbagai sumber tentang dampak dari
sering bermain HaPe dekat anak di antaranya:
1.
Mengganggu Perkembangan Komunikasi Anak
Sebagian orang tua bermain HaPe saat mengasuh anak, baik karena ada urusan penting atau masalah pekerjaan atau sekadar membuka berita. Padahal, bermain HaPe saat mengasuh anak dapat mengganggu interaksi antara anak dan orang tua. Salah satu cara mengasuh anak yang wajib dilakukan orang tua adalah dengan mengajak anak berkomunikasi, baik verbal maupun nonverbal. Contohnya dengan berbicara, bernyanyi, atau melakukan interaksi lainnya. Anak belajar berbicara dengan cara mendengar dan kemudian menirukan pengucapannya. Jika hal ini tidak terjadi akibat orang tua lebih mementingkan HaPe, maka anak dapat mengalami gangguan atau keterlambatan perkembangan komunikasi nantinya. Jadi harus kita perhatikan dengan waktu pemakaian HaPe Kita
2.
Gangguan Perilaku pada Anak
Jika Kita sibuk bermain
HaPe saat mengasuh anak, maka anak akan merasa tidak mendapatkan perhatian yang
cukup dari orang tuanya. Kurangnya perhatian ini dapat menyebabkan kurangnya
kedekatan antara anak dengan orang tua, serta berpotensi memicu gangguan
perilaku anak. Inilah bahaya main HaPe dekat anak yang paling umum
terjadi. Hubungan orang tua dan anak yang kurang baik akan menyebabkan anak
mencari perhatian dari tempat lain dan membuatnya lebih nyaman dengan
lingkungan lain di luar rumah. Jika rasa nyaman tersebut didapatkan dari
tempat yang salah, misalnya dari teman-teman dengan pergaulan yang tidak baik,
maka hal ini akan memicu masalah di kemudian hari.
3.
Menyebabkan Anak Mengalami Ketergantungan dengan HaPe
Anak sangat mudah belajar sesuatu dengan cara meniru orang
tuanya. Itulah mengapa penting sekali bagi orang tua untuk memberi contoh
hal-hal positif kepada anak serta menghindari kebiasaan-kebiasaan negatif.
Salah satunya adalah terlalu sering bermain HaPe. Jika
sejak kecil anak sudah terbiasa bermain HaPe, kelak anak akan mengalami
ketergantungan terhadap HaPe. Ini dia bahaya main HaPe dekat anak yang akan Kita rasakan, karena biasanya mereka
lebih tertarik kepada HaPe dibandingkan berinteraksi secara langsung dengan
orang-orang di sekitarnya.
4.
Berbahaya untuk Keselamatan Anak
Bermain HaPe dekat anak bisa memicu bahaya, karena orang yang bermain HaPe, pasti akan memiliki perhatian penuh terhadap layar yang sedang mereka tatap tanpa peduli lingkungan sekitar. Sampai saat ini banyak sekali kasus kecelakaan usia dini, yang disebabkan orang tua yang lalai menjaga anaknya karena asyik bermain HaPe
5.
Paparan Radiasi dan Gangguan Mata
Jika anak sudah kecanduan bermain HaPe, masalah kesehatan lainnya akan muncul. Misalnya, gangguan mata akibat melihat layar terlalu lama ataupun potensi masalah kesehatan lain akibat bahaya radiasi HaPe. Itulah mengapa sebisa mungkin anak tidak dibiasakan bermain HaPe sejak dini, dengan cara orang tua tidak mencontohkan hal tersebut kepada anak. Dengan begitu, anak tidak akan menganggap bahwa bermain HaPe adalah kebiasaan, jadi mereka bisa terhindar dari bahaya radiasi HaPe yang mengancam.
6.
Anak Menjadi Lebih tertutup
Bahaya main HaPe dekat anak, berikutya adalah mereka bisa jadi menjadi lebih
tertutup dengan Kita, disebabkan oleh kurangnya komunikasi yang terjalin.
Apalagi ketika mereka sedang berada dalam masa perkembangan komunikasi, di mana
anak akan bertanya banyak hal kepada orang tua. Jika Kita
terus-menerus cuek dengan perkembangan anak tanpa mengajak mereka berbicara dan
sibuk dengan HaPe, Kita akan membuat anak menjadi lebih tertutup. Sehingga
ketika Anak ingin bertanya ataupun mencoba berbicara kepada Kita, mereka
cenderung mengurungkannya.
7.
Perhatian Bayi Menjadi Teralihkan

Komentar
Posting Komentar